Sudah berapa lama ya kita tak berbincang?
Sudah berapa lama kita saling menghindar?
Sudah berapa lama kita saling menyembunyikan perasaan
masing-masing?
Hai Tuan Tampan, apa kabar kamu?
Masihkah kau menjadi orang yang ceria?
Pasti masih... Karena ku perhatikan kau selalu tersenyum
bersama temanmu..
Kau tau tidak? Daridulu aku adalah orang yang selalu
mengagumi lengkum senyummu itu
Hai Tuan Tampan, apa kabar kamu?
Kenapa kamu sekarang menghindar dariku?
Ya, kau
menghindar..
Menghindar dari tatapanku..
Menghindar dari kehidupanku..
Hai Tuan Tampan, apa kabar kamu?
Apa kabar kamu yang ‘dulu’ selalu membuatku tertawa dengan
leluconmu
Yang selalu membuatku tertawa karena tingkahmu
Yang selalu membuatku tertawa hingga ku lupa bagaimana
rasanya sedih..
Hai Tuan Tampan, apa kabar kamu?
Aku tidak pernah bertemu denganmu lagi
Kau tau tidak? Aku selalu mencari alasan untuk ke kamar
mandi agar aku dapat melihatmu
Kau tau tidak? Aku sangat merindukanmu saat ini...
Hai Tuan Tampan, mau sampai kapan kita begini?
Mau sampai kapan kita saling menghindar seperti ini?
Mau sampai kapan kita saling menutupi perasaan
masing-masing?
Mau sampai kapan kau mengabaikanku?
Hai Tuan Tampan, bagaimana kalau kita kembali?
Bukan, bukan kembali seperti seorang kekasih.. Memang kapan
kita memulainya?-_-
Aku hanya ingin kau kembali ke hidupku..
Menjadi penyemangatku lagi, menjadi orang di balik senyumku
lagi..
Menjadi orang yang ku sayang lagi..